• Jl. Raya IX Sukamandi
  • (0260) 520157
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
163 dilihat       24 Oktober 2025

BRMP Padi Dorong Model Desa Mandiri Benih di Kabupaten Brebes

Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi (BRMP Padi) mendorong penguatan sistem perbenihan berbasis masyarakat melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Kamis (23/10). Kegiatan ini mengusung tema “Desa Mandiri Benih Berbasis Koperasi, Mandiri, dan Berkesinambungan Mendukung Swasembada Pangan”, sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha benih, dan petani dalam membangun sistem penyediaan benih yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Kegiatan FGD dihadiri oleh perwakilan Direktorat Perbenihan, Direktorat Serealia, BPSB Jawa Tengah, PT Sang Hyang Seri wilayah Provinsi Jawa Tengah, serta petani dan kelompok tani dari Kabupaten Brebes. Melalui forum ini, peserta bersama-sama membahas langkah konkret dalam membangun model desa mandiri benih yang mampu memenuhi kebutuhan benih unggul bersertifikat di wilayahnya sendiri sekaligus mendukung kemandirian pangan nasional.

Kepala BRMP Padi, Muhammad Thamrin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyediaan benih secara in situ menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem perbenihan nasional. Ia menegaskan, benih merupakan awal dari seluruh usaha pertanian. Jika petani dapat memproduksi benihnya sendiri, maka kemandirian pertanian akan terwujud secara nyata di tingkat desa. Melalui program I-Care (Integrated Crop and Agricultural Resilience Empowerment), BRMP Padi berupaya mendorong terbentuknya Desa Mandiri Benih yang menempatkan petani dan koperasi sebagai pelaku utama dengan dukungan teknologi, akses permodalan, dan kemitraan yang kuat.

Kabupaten Brebes selama ini dikenal sebagai sentra bawang merah dan telur asin. Namun, potensi daerah ini dalam bidang perbenihan padi juga sangat besar. Dengan karakteristik lahan yang mendukung serta semangat petani yang tinggi, Brebes dinilai layak menjadi daerah percontohan pengembangan Desa Mandiri Benih spesifik lokasi. Melalui kegiatan ini, para penangkar, kelompok tani, dan koperasi diajak berperan aktif dalam proses produksi benih unggul bersertifikat yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat petani setempat.

Hasil pembahasan dalam FGD menghasilkan kesepakatan penting mengenai penguatan kelembagaan koperasi sebagai motor penggerak desa mandiri benih, peningkatan kapasitas penangkar lokal, serta optimalisasi peran lembaga pengawasan benih untuk menjamin mutu dan ketelusuran. Kolaborasi antarinstansi juga menjadi kunci keberhasilan, di mana pemerintah daerah, lembaga penelitian, BUMN, dan produsen benih swasta bersinergi dalam membangun ekosistem perbenihan yang inklusif dan berkelanjutan.

Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya petani. Melalui sistem produksi benih mandiri, petani dapat menekan biaya produksi, memperoleh pendapatan tambahan, serta memperpendek rantai pasok benih sehingga distribusi menjadi lebih efisien dan tepat waktu. Selain itu, koperasi pertanian akan berperan sebagai pusat kegiatan ekonomi baru yang memperkuat kemandirian petani di tingkat desa.

FGD ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Brebes untuk menunjukkan komitmen dalam membangun pertanian maju, mandiri, dan modern. Dengan dukungan berbagai pihak, model Desa Mandiri Benih diharapkan dapat direplikasi di daerah lain yang memiliki potensi serupa, sehingga upaya mencapai swasembada pangan nasional dapat terwujud melalui kemandirian dari desa.

Prev Next

- BBPSI Padi


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Presiden Prabowo: Tim Pertanian Contoh Kerja Pemerintah yang Berprestasi dan Membanggakan
    13 Jan 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Mentan Amran: Produksi naik, Target Serap Gabah 2026 Capai 4 Juta Ton
    12 Jan 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas BRMP Padi
    09 Jan 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Presiden Prabowo Beri Hormat kepada Mentan Amran dan Petani
    08 Jan 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Mentan Amran: Swasembada Pangan Jadi Kinerja Terbaik Kabinet Merah Putih
    08 Jan 2026 - By BBPSI Padi

tags

Brebes Desa Mandiri Benih FGD

Kontak

(0260) 520157

[email protected]

Jl. Raya IX, Desa Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat

Kode Pos 41256

Whats App : 085756420179

www.padi.brmp.pertanian.go.id

© 2023 - 2026 Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi. All Right Reserved