• Jl. Raya IX Sukamandi
  • (0260) 520157
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
892 dilihat       27 Maret 2024

Budidaya Padi Ratun Salibu untuk Peningkatan IP Padi

Dalam upaya mendukung peningkatan Indeks Pertanaman (IP) padi di Kabupaten Bandung, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung menggelar acara koordinasi dan bimbingan teknis dengan tema "Teknologi Budidaya Padi Ratun Salibu". Acara ini diselenggarakan untuk menyambut program SAHAJA (Salibu, Hazton dan Jajar Legowo) yang didorong oleh Direktorat Jenderal Tanaman Pangan pada Musim Tanam II tahun 2024.

Dalam acara tersebut, Lalu M. Zarwazi, mantan peneliti Ratun Salibu dari Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Padi Kementerian Pertanian, menjelaskan bahwa Budidaya Ratun Salibu merupakan alternatif untuk meningkatkan IP padi. Ia menerangkan bahwa ratun Salibu mampu menjadi solusi dalam menghadapi keterbatasan varietas yang tersedia, dengan potensi hasil gabah kering panen mendekati atau bahkan melebihi hasil tanaman pokoknya, tergantung pada varietas dan pemeliharaannya.

Dalam sesi diskusi, beberapa penyuluh dan petani menyampaikan keluhan tentang keterbatasan varietas yang tersedia di kios tani. Mereka juga mengekspresikan keinginan untuk belajar lebih lanjut tentang teknologi budidaya ini serta berkunjung ke Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Padi Sukamandi dan Kabupaten Ratun Salibu Tanah Datar, Sumatera Barat.

 

Prev Next

- BBPSI Padi


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Anak Muda Papua Bertani Dengan Drone, Mentan Amran: Pertanian Modern Merauke Sejajar Negara Maju
    13 Jul 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat
    13 Jul 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Padi Biofortifikasi Dukung PM AAS dan Pangan Bernutrisi
    10 Jul 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    BRMP Padi-AFACI Gelar Bimtek Monitoring Hama Penyakit untuk Amankan Produksi Padi
    07 Jul 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    PM-AAS Dongkrak Produksi Padi Tiga Kali Lipat, Mentan Pastikan Swasembada Pangan Berkelanjutan
    29 Jun 2026 - By BBPSI Padi

tags

Kementerian Pertanian indeks pertanaman salibu

Kontak

(0260) 520157

[email protected]

Jl. Raya IX, Desa Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat

Kode Pos 41256

Whats App : 085756420179

www.padi.brmp.pertanian.go.id

© 2023 - 2026 Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi. All Right Reserved